SMK NU I BUSTANUL ULUM

Sarasehan Pembelajaran Mendalam dan Dukungan Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

 

Sarasehan pembelajaran Mendalam dan Dukungan implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Lamongan kunjungi SMK NU 1 Bustanul Ulum


 

SMK NU 1 Bustanul Ulum mengadakan seminar program Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) bertajuk “Sarasehan Pembelajaran Mendalam dan Dukungan Implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, (22/11). Acara ini di hadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Lamongan (Bapak Dr Mustakim, M.Si.), Kasi Pendidikan Menengah dan Kejuruan (PMK) Cabang Dinas Pendidikan Prov Jatim wilayah Kab Lamongan (Drs. Tisnan, M.Pd.), Pengawas Pendidikan Prov Jatim wilayah Kab Lamongan (Sunjaya, S.Pd), ketua pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum (Drs KH Abdullah Shiddiq)  serta para ibu bapak guru serta staf sekolah

 Bapak Ja’far Amin, ST. selaku Kepala SMK NU 1 Bustanul Ulum menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan dan terlaksana nya kegiatan sarasehan ini menjadi momentum penting bagi sekolah untuk terus berbenah dan memperkuat kualitas pembelajaran. Dukungan langsung dari semua pihak diharapkan mampu menginspirasi para pendidik untuk semakin adaptif dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.

 Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Lamongan, Dr Mustakim, M.Si. Menyampaikan bahwa Acara ini adalah satu kegiatan untuk meningkatkan Kompetensi guru dan tenaga kependidikan Sehingga diharapkan mereka mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik Termasuk bagaimana merencanakan pembelajaran, Bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan metode yang bagus, dengan strategi yang baik, dengan pendekatan, dengan taktik yang bagus juga Sehingga hasilnya akan efektif  dan tentunya guru nanti juga harus mampu untuk melaksanakan evaluasi hasil belajar dan melakukan analisis hasil evaluasi untuk persiapan pembelajaran selain itu ada tiga komponen penting yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan: SDM (60%),  kurikulum (25%), sarana dan prasarana (15%).

 Kunjungan ini bertujuan memberikan pendampingan sekaligus memperkuat sinergi antara pengawas, sekolah, dan pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam di era Kurikulum Merdeka. Melalui sarasehan ini, Sunjaya, S.Pd memberikan berbagai arahan mengenai kurikulum merdeka dengan pendekatan pembelajaran mendalam,kerangka, pola pikir bertumbuh,strategi pembelajaran aktif, asesmen autentik, serta peningkatan kualitas pengelolaan kelas.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah penguatan implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti yang disampaikan oleh Drs Tisnan, M.Pd. yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Dengan adanya program ini di harapkan semua siswa siswi SMK Nu 1 Bustanul Ulum memiliki  karakter yang menekankan kemandirian, disiplin, kepedulian, kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, hingga kemampuan memimpin diri sendiri. Para guru diajak untuk memahami bagaimana kebiasaan kebiasaan tersebut dapat diterjemahkan dalam pembelajaran sehari hari, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun 8 Dimensi Profil Lulusan yang terintegrasi dalam pembelajaran mendalam (deep learning) dan program kokurikuler

 Dalam sesi diskusi, guru-guru berkesempatan menyampaikan pengalaman, tantangan, serta inovasi pembelajaran yang telah dilakukan di kelas. Pengawas memberikan umpan balik konstruktif dan mendorong penerapan metode yang lebih kreatif, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

 Kegiatan sarasehan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperluas penerapan pembelajaran mendalam serta memastikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat tumbuh sebagai budaya sekolah. Dengan adanya pendampingan ini, SMK NU 1 Bustanul Ulum optimis dapat terus melahirkan generasi muda yang berakhlak baik, kompeten, dan siap bersaing dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial.

 Kunjungan ini tidak hanya menjadi evaluasi, namun juga bentuk dukungan nyata terhadap transformasi pendidikan di tingkat satuan pendidikan, khususnya di wilayah Lamongan. SMK NU 1 Bustanul Ulum berharap sinergi positif ini dapat terus berlanjut pada program program pengembangan sekolah di masa mendatang.

(scie/ynda)