SMK NU I BUSTANUL ULUM

Ekstrakurikuler Pecinta Alam (PALA) SMK NU 1 Bustanul Ulum baru-baru ini menyelesaikan ekspedisi pendakian ringan selama dua hari satu malam (7-8 Januari 2026) ke Puthuk Gragal (1480 mdpl) dan Puncak Bidadari (1543 mdpl), jalur pendakian ini berada di kaki Gunung Welirang, tepatnya di kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

 Mendaki untuk Belajar, Mencintai untuk Menjaga: Petualangan Ekstrakurikuler Pecinta Alam di  Puthuk Gragal dan Puncak Bidadari

 

Ekstrakurikuler Pecinta Alam (PALA) SMK NU 1 Bustanul Ulum baru-baru ini menyelesaikan ekspedisi pendakian ringan selama dua hari satu malam (7-8 Januari 2026) ke Puthuk Gragal (1480 mdpl) dan Puncak Bidadari (1543 mdpl), jalur pendakian ini berada di kaki Gunung Welirang, tepatnya di  kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 17 anggota, yang bertujuan untuk memupuk jiwa petualang, melatih ketahanan fisik dan mental, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi alam di kalangan siswa.

 


Pendakian gunung bukan sekadar aktivitas rekreasi, melainkan sebuah medium efektif untuk pendidikan karakter. Para peserta diajarkan untuk bertanggung jawab penuh atas setiap keputusan yang diambil selama perjalanan, mulai dari manajemen logistik, navigasi, hingga keselamatan tim. "Setiap langkah di jalur pendakian adalah pembelajaran. Kami menghadapi medan yang menantang, cuaca yang tidak terduga, dan kelelahan fisik, namun semua itu kami taklukkan bersama sebagai sebuah tim," ujar Ust. M. Tanfirul Ghoyyi, ST., Pembina Ekstrakurikuler PALA. Semangat kebersamaan dan saling mendukung menjadi kunci utama dalam mencapai puncak. 

 

Sebagai bagian dari komunitas pecinta alam, kegiatan ini menekankan pentingnya etika pendakian yang bertanggung jawab. Sebelum memulai pendakian, para anggota dibekali materi tentang prinsip-prinsip "Lestari Alamku, Lestari Desaku," termasuk: Tidak Membuang Sampah Sembarangan: Seluruh peserta diwajibkan membawa turun kembali semua sampah logistik mereka,Menghormati Adat Istiadat Setempat: Menjaga sikap dan menghormati larangan atau area sakral yang mungkin ada di kawasan gunung tersebut,Tidak Merusak Flora dan Fauna: Melarang pengambilan tanaman atau perburuan liar. Kegiatan ini mengajarkan bahwa pecinta alam tidak hanya mendaki, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan etika yang baik sebagai pengunjung alam. 

 


Momen paling berharga adalah saat matahari terbit di puncak Puthuk Gragal dan Puncak Bidadari. Kelelahan terbayar lunas dengan pemandangan alam yang menakjubkan,  pemandangan indah Gunung Penanggungan, Gunung Pundak, dan Gunung Arjuno-Welirang. memberikan inspirasi dan rasa syukur yang mendalam. 

 

Ekspedisi ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup. Ekstrakurikuler PA berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa, menjadikan alam sebagai ruang kelas terbaik untuk belajar dan bertumbuh. (sc/ynd)